The Architecture Journal 9 kali ini mengambil grand-tema "Software Factories" yang berisi enam publikasi, yaitu antara lain:
1. Bare Naked Languages or What Not to Model, oleh Jack Greenfield.
Ketahui lebih lanjut bagaimana Domain-Spesific Languages (DSLs) dapat masuk dengan tepat pada metodologi para pembuat peranti lunak dalam membuat aset yang berguna dan menghindari rintangan yang ada.
2. Domain-Spesific Modeling, oleh Steve Cook.
Arti penting DSls adalah menyederhanakan masalah besar menjadi masalah kecil. Jadi, ketahuilah lebih dalam bagaimana DSLs dapat diterapkan dalam pembuatan peranti lunak.
3. Measuring Success with Software Factories, oleh Marcel de Vries.
Membuat peranti lunak pada saat ini sangat tidak efektif. Pelajari bagaimana meng-industri-kan pembuatan peranti lunak sehingga mencapai produktivitas dan kualitas yang lebih baik.
4. A Foundation for the Pillars of Software Factories, oleh Tom Fuller.
Strategi dalam proses pembuatan peranti lunak dapat menjadi lebih bermakna jika mengadopsi metodologi "production line".
5. A GSI's Perspective pof Software Factories, oleh Steve Eadie.
Silakan melihat bagaimana sebuah Global Systems Integrator (GSI) dapat memberikan manfaat bagi pembuat peranti lunak dalam hal pengeluaran, meskipun tim pengembangnya tersebar di seluruh penjuru dunia.
6. The Perspective-Based Architecture Method, oleh Lewis Curtis dan George Cerbone.
Organisasikan pemikiran strategis anda menggunakan metode Perspective-Based Architecture (PBA) sehingga dapat membuat keputusan penting yang menjawab pertanyaan nyata yang ada.
Sedangkan pada Architecture Journal 10 grand-tema yang diambil adalah "Composite Applications" yang berisi enam publikasi dan satu hasil wawancara, meliputi:
1. Composite Applications - The New Paradigm, oleh Chris Keyser, Microsoft's Global ISV Team.
Aplikasi gabungan sedang menunjukkan pengaruh yang besar bagi kalangan pengembang peranti lunak hingga para pengguna. Ketahui lebih dalam tentang perubahan paradigma ini.
2. Context-Driven Access Via Microsoft Office, oleh Thomas Demmler, Open Text Corporation.
Anda tidak perlu memfaktorkan kembali aplikasi anda untuk membuat suatu aplikasi gabungan. Pelajari lebih jauh tentang suatu antar-muka perusahaan dengan warisan sistem yang telah ada menggunakan Information Bridge Framework.
3. Building Office Bussiness Applications, oleh Atanu Banerjee, Microsoft's Architecture Strategy Team.
Banyak proses bisnis yang bergantung pada dokumen. Jelajahi fitur-fitur sistem Office 2007 sebagai landasan aplikasi gabungan dengan sebuah alur kerja.
4. Architecture Journal Profile: Scott Guthrie, diwawancara oleh Ron Jacobs.
Scott Guthrie adalah general manajer di Microsoft's Developer Division. Dapatkan update yang berkaitan dengan karier dan pemikiran beliau pada bidang arsitektur peranti lunak.
5. Architecting Composite Smart Client Using CAB and SCSF, oleh Mario Szpuzta, Developer and Platform Group of Microsoft Austria.
Pelajari bagaimana Composite Application Block dan Smart Client Software Factory digunakan untuk mempercepat aplikasi perbankan dunia.
6. Quality Data Through Enterprise Information Architecture, oleh Semyon Axelrod.
Kualitas data tidak terbatas hanya pada lapisan data yang ada. Pelajari bagaimana mendapatkan data yang lebih baik melalui arsitektur anda sendiri.
7. Business Improvement Through Better Software Architecture, oleh Sten dan Per Sundblad.
Ketahui lebih dalam bagaimana lima aturan organisasi dapat membantu menjembatani perbedaan antara strategi bisnis dan arsitektur peranti lunak.